Senin, 03 April 2017

Pengertian Internet Service Provider (ISP) dan Contohnya

Pengertian Internet Service Provider (ISP) dan Contohnya

Pengertian Internet Service Provider - Jaringan internet adalah jaringan komputer secara global. Adanya jaringan internet, informasi apa saja yang Anda butuhkan bisa didapatkan dengan cepat dan hanya membutuhkan biaya yang begitu murah. Jaringan internet dapat diakses dengan adanya koneksi internet. Koneksi internet ini bisa Anda dapatkan yaitu dengan cara berlangganan pada internet service provider (ISP).
Berikut pemaparan pengertian Internet Service Provider ISP, fungsi dan contoh yang ada di Indonesia

1. Pengertian Internet Service Provider (ISP)

Internet Service Provider (ISP) adalah sebuah perusahaan penyedia layanan pada jasa sambungan internet dengan jasa lainnya yang saling berhubungan. ISP ini memiliki infrastruktur sebagai sarana telekomunikasi yang terkoneksi pada internet. ISP akan membagi kapasitas koneksi pada internet yang dimilikinya untuk para pelanggannya yang membutuhkan jasa internet. Biasanya sistem langganan telah ditetapkan dahulu ketentuannya. Sistem langganan ini pembayarnnya tiap bulan. Ada juga provider telekomunikasi lainnya yang menerapkan sistem langganan dengan mrnggunakan sistem yang berbasis quota.

Keberadaan sebuah internet service provider saat ini sudah sangat dibutuhkan, kehandalan sistem ini nantinya akan berpengaruh pada kecepatan koneksi yang dimiliki. Sebelum memilih berlangganan dengan ISP tertentu, beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu :

a. Kecepatan transfer

Anda harus menanyakan berapa kecepatan untuk transfer data yang maksimal pada penawaran provider tersebut. Kecepatan transfer
data
setiap ISP berbeda. Semakin cepat transfer data pada sebuah ISP, maka dapat dikatakan provider tersebut semakin bagus.

b. Jenis modem

Modem yang digunakan oleh pihak ISP agar sambungannya terkoneksi cepat itu berbeda-beda. Oleh karena itu, pilihlah ISP yang mampu menawarkan modem digital yang menggunakan kabel dan modem yang telah support teknologi berbasis 3G untuk sambungan internet yang menggunakan wireless.

c. Perbandingan sambungan internet

jumlah sambungan yang dibagi untuk pelanggan idealnya satu sambungan maksimal 10 tempat agar terhindar dari lambatnya koneksi internet.

d. Fitur tambahan

Anda harus teliti memilih fitur yang ditawarkan. Semakin banyak menu atau fitur yang ditawarkan menunjukkan ISP tersebut semakin handal.


2. Contoh ISP

Berikut ini adalah contoh-contoh Internet Service Provider yang ada di Indonesia.

a. Telkom Speedy

Telkom speedy adalah ISP produk dari perusaan besar PT. Telkom Indonesia. Telkom Speedy mampu menawarkan koneksi internetnya yang stabil. Selengkapnya silakan kunjungi http://telkomspeedy.com

b. Access Service Dedicated To Internet (Astinet)

Astinet ini juga produk PT. Telkom Indonesia. ISP ini menawarkan jasa untuk sambungan internet pada penggunaan skala besar. Selengkapnya silakan kunjungi http://telkomspeedy.com/telkomnet-astinet

c. IM2

IM2 adalah layanan sambungan internet dari PT. Indosat. IM2 melayani jasa hosting dan penyewaan domain. Selengkapnya silakan kunjungi http://www.indosatm2.com/

d. Centrin

Centrin ini milik PT. Centrin Online, yaitu menawarkan layanan jasa pada koneksi internet dengan menggunakan infrastruktur yang super canggih. Selengkapnya silakan kunjungi http://www.centrin.net.id

e. Provider Seluler lainnya

Saat ini hampir semua provider seluler di Indonesia menawarkan jasa layanan internet atau ISP. Layanan ini biasanya berbasis quota yang dapat diaktifkan dengan paketan tertentu, ISP jenis ini sebagai pilihan cocok untuk Anda yang hanya sekedar koneksi internet.

Kecepatan akses internet

Kecepatan akses internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.

Daftar isi

Komponen

Ada beberapa komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :

Register

CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu.

RAM

Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.

Sistem Clock

Sistem Clock dalam komputer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.

Bus

Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer.

Cache Memory

Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).

Jenis Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih

Dial – Up

Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.

ADSL

Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

GPRS

GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet , serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.

3G

3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat

HSPA

High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.

Wireless LAN

Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps

Broadband

Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Berbagai Tipe Koneksi ke Internet

Berbagai Tipe Koneksi ke Internet 

 
Berbagai cara bisa kita lakukan untuk dapat terhubung ke internet, diataranya :
1.      1.  Jaringan Komputer (LAN)
Mengakses internet menggunakan jaringan LAN adalah menghubungkan komputer ke internet melalui sebuah server jaringan lokal yang terhubung ke internet.
Keuntungan melakukan akses internet melalui LAN adalah biaya untuk akses internet lebih murah. Hal ini disebabkan karena kita menggunakan komputer banyak sekali pakai dalam satu jaringan.
Kelemahan akses internet melalui lan adalah, jika sedang melakukan akses yang banyak, akses akan lambat, terlebih jika bandwidth terbatas.

2.   2.     Saluran Telepon Langsung
Bila kita menggunakan layanan koneksi internet menggunakan dila-up, selain membayar biaya langsung ke ISP, kita juga harus membayar biaya pulsa telepon yang kita gunakan setiap kali kita mengakses internet.

3.      3.  Teknologi ADSL
Teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)  memungkinkan saluran telepon biasa digunakan untuk melewatkan sinyal digital dengan kecepatan tinggi untuk mengirimkan data. Hal ini memungkinkan kita bisa mengakses internet dengan kecepatan tinggi melalui saluran telepon.
Kelebihan ADSL dibandingkan koneksi dial-up adalah, koneksi tidak akan terganggu meskipun ada telepon masuk dan keluar.

4.    4   Jaringan TV Kabel
Kelebihan mengakses internet melalui TV kabel adalah, kita bisa mengakses internet tanpa terganggu dengan telepon.
Kelemahannya adalah, saat ini hanya tersedia di kota kota besar, dan tidak semua daerah bisa mengakses tv kabel

 
5.     5  GPRS ( General Packet Radio Service )
Adalah teknologi pengiriman data dalam bentuk paket dengan memanfaatkan gelombang radio. GPRS merupakan teknologi komunikasi nirkabel generasi dua setengah (2,5G) yang merupakan perkembangan dari teknologi GSM (2G).
Keuntungan GPRS adalah, kita bisa mengakses internet dimana saja, selagi jaringan GPRS masih tersedia.
Kelemahannya adalah untuk mendapatkan akses internet secara mobile, kita harus melakukan setting di telepon selular kita.

6.     6  WiFi
Wifi adalah singkatan dari Wireles Fidelity. Wifi adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data.  Frekuensi yang digunakan Wifi berada pada spektrum 2,4 GHz.
Ada tiga komponen yang terdapat dalam sebuah lokasi hotspot, yaitu :
·         Access Point (Titik Akses)
·         Access Controller
·         Internet Link

7.       Wireless Broadband
Dibandingkan dengan Wifi, WiBro dapat diakses dari jarak 1 kilometer dari titik poinnya dengan kecepatan akses 512 kbps.

8.     7  3G
Layanan 3G dapat diperoleh melalui operator GSM maupun CDMA.
Kelebihan dari akses internet dengan 3G adalah, bandwidth yang lebar, dapat didukung dengan teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)

9.       8 Satelite VSAT,
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun  termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
- kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
- biaya  fix rate bulanan by speed for unlimited use.
- lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

10.  9  Fiber Optic,
Koneksi jenis ini menggunakan sambungan kabel fiber optic [ kabel yang kecepatannya setara dengan kecepatan cahaya ] yang tersambung antara provider dengan perusahaan. Ini biasanya untuk perusahaan besar seperti Banking, Securitas, dll.
- kecepatannya hingga 1Gb mmm Manteeep booo [ buat main game no lag anymore hehe ]
- biaya fix rate bulanan ditentukan oleh kecepatan kapasitas / bandwith yang di pilih
- lokasi ditentukan oleh mereka yang bersangkutan [ maksudnya dibicarakan gitu nanti ditarik kabelnya

Komunikasi Data

Komunikasi Data
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data dari 2 komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan baik jaringan lokal (LAN) maupun jarinagn yang lebih luas seperti Internet.
Komponen Komunikasi Data :
  • Pengirim, piranti yang mengirimkan data
  • Penerima, piranti yang menerima data
  • Media Pengiriman, media/saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
  • Protokol, aturan-aturan yang berfungsiuntuk menyelaraskan hubungan
Protokol adalah aturan-aturan yang membuat 2 buah komputer saling mengerti satu denagn yang lain. Protokol juga dapat disebut komunikasi data.
Dalam Komunikasi Data memakai Protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/IP)
  • Application Layer berfungsi sebagi interface (antarmuka) antara pengguna dan data. Pada lapisan ini terdapat semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP
  • Transport Layer berfungsi untuk mengadakan komunikasi antara 2 host/komputer pada lapisan ini terdapat TCP & UDP
  • Internet Layer terdiri dari protokol IP, ARP, dan ICMP. Protokol IP berfungsi untuk menyampaikan paket datake alamat yang tepat. ARP berfungsi untuk menemukan alamat hardware dari komputer yang terletak pada jaringan yang sama. Sedangkan ICMP digunakan untuk mengirimkan pesan dan melapotkan kegagalan pengiriman data, sehingga data yang gagal terkirim akan dikirimkan kembali.
  • Network Interface Layer berfungsi mengirimkan dan menerima data dari media fisik jarinagn. Media fisik di sini dapat berupa kabel jaringan, serat optik, atau gelombang radio (jika jarinagn merupakan jaringan nirkabel)
Keamanan Data
Data-data yang dikirimkan melalui jaringan komputer dan internet sebagian adalah data-data penting. Hal ini mengundang pihak lain untuk mencuri dan memanfaatkan data-data tersebut untuk keuntungan pribadinya. Tentu saja, pemanfaatan data-data tersebut akan merugikan pemilik data. Pencurian dan pemanfaatan data-data oleh orang yang tidak berhak merupakan sebuah kejahatan.Ada beberapa metode atau cara kerja yang digunakan hacker dan cracker untuk menyusup ke sebuah jaringan komputer, antara lain sebagai berikut:
  • Spoofing, bentuk penyusupan dengan cara memalsukan identitas user sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal
  • Scanner, menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer
  • Sniffer, proram ini berfungsi sebagai penganalisis jaringan & bekerja untuk memonitor jaringan komputer. Program tersebut mengatur kartu jaringan untuk memonitor & menangkap semua lalu lintas paket data yang melalui jaringan
  • Password Cracker, program ini dapat membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan)
  • Destructive Devices, program ini berupa virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data

Pengertian Komputer Client Server, Macam , Fungsi dan Perbedaannya Terlengka

Pengertian Komputer Client Server, Macam , Fungsi dan Perbedaannya Terlengkap

Pengertian Komputer Client Server, Macam , Fungsi dan Perbedaannya Terlengkap

Secara umum komputer client server dapat di artikan sebagai arsitektur jaringan komputer yang memisahkan client dengan server, jaringan tipe ini merupakan jaringan yang termasuk sering ditemui di jaringan komputer.
Tiap client atau server yang terhubung ke jaringan bisa disebut simpul/ node. Tipe paling dasar dari arsitektur client-server menggunakan 2 tipe simpul, yaitu satu sebagai client dan satu sebagai server. Arsitektur tipe ini sering juga disebut sebagai two-tier. Tipe arsitektur seperti ini memungkinkan komputer dan peranti jaringan untuk saling membagi file dan resource.
Dalam suatu jaringan komputer terdapat tiga peran, yaitu:
  1. Client, peran client yaitu hanya sebatas pengguna dan tidak menyediakan sumber daya.
  2. Server, Server menyediakan sumber daya secara maksimal yang digunakan oleh komputer client, namun tidak menggunakan sumber daya dari komputer lain.
  3. Peer, peer merupakan client yang menyediakan sumber daya untuk dibagi kepada client lainnya, dengan menggunakan sumberdaya yang tersedia pada client lain (peer to peer).

Pengertian Komputer Client Server

Komputer Server

Komputer server adalah unit komputer yang berfungsi sebagai penyimapn informasi, dan untuk mengelola suatu perintah ke jaringan komputer. Komputer server akan melayani seluruh perintah dari komputer client atau workstation yang terhubung ke jaringannya. Karena fungsinya tersebut, komputer server disebut juga dengan komputer induk.
Macam Komputer Server
  • Server Web
    Server Web adalah perangkat lunak yang melayani permintaan file-file dari browser Web. Server web biasanya disebut juga sebagai HTTP (Hypertext Transfer Protocol ) sever .
  • Server Applikasi
    Server Applikasi adalah perangkat lunak yang berfungsi menerjemahkan kode-kode dinamis menjadi kode-kode statis HTML (Hypertext Markup Language )
  • Server Database
    Server Database adalah peangkat lunak yang berfungsi mengolah data yang diminta oleh server applikasi. Untuk membuat applikasi web berbasiskan database, komputer atau sistem jaringan harus memiliki paling tidak satu buah sistem database. Jenis database yang bisa digunakan antara lain misalnya: Ms Access, SQL Server, Oracle atau MySQL.

Komputer Client

Komputer client adalah komputer yang memeinta satu layanan tertentu kepada komputer client. Komputer client harus dilengkapai dengan aplikasi client khusus untuk menjalankannya, sehingga dapat menggunakan dan menerima layanan dari komputer server. Contoh fungsi komputer client antara lain mengambil file dari file server dan program pada komputer client harus memformat sebuah request lalu mengirimkannya kepada program yang sedang berjalan dserver. Selanjutnya, server akan mengirimkan file yang diminta sesuai dengan permintaan program client.

Perbedaan komputer Client dan Server

Perbedaan komputer client (client computer) dan komputer server (server computer) antaralain.
  • Informasi dan layanan yang dapat di akses di internet disediakan oleh komputer server.
  • Komputer client tidak menyadiakan informasi atau layanan apapun yang dapat diakses oleh komputer lain di internet. Mengakses internet diwarung internet, di sekolah, ataupun di rumah, komputer yang di gunakan merupakan komputer client.
  • Komputer server di internet menyediakan beragam informasi seperti ensiklopedi pengetahuan, pendidikan, berita, dan hiburan, dapat di sajikan dalam bentuk teks maupun multimedia (gambar, suara, animasi, video).
  • Dalam penggunaan komputer client, kita dapat mengakses informasi-informasi tersebut dengan mengakses alamat server yang menyediakannya menggunakan perangkat lunak tertentu. Internet memungkinkan pertukaran data atau informasi antar pengguna internet dengan memanfaatkan layanan server email.

Pengertian Komputer Server, Fungsi, Kegunaan dan Jenis Server


Pengertian Komputer Server, Fungsi, Kegunaan dan Jenis Server

Sebutan server merupakan istilah yang sudah sering kita dengar khususnya di bidang komputer. Dari namanya mungkin anda bisa tebak apa itu server.  Ya, sesuai dengan namanya server atau dalam bahasa Indonesia disebut pelayan merupakan komputer yang melayani permintaan dari komputer client di dalam lingkup jaringan.
Sedangkan client sendiri merupakan istilah dalam arsitektur jaringan client server. Client merupakan komputer yang meminta atau merequest baik itu file, aplikasi, resource seperti penggunaan memori, hardisk, printer ke komputer server. 

Pengertian komputer server

Pengertian Komputer Server, Fungsi, Kegunaan dan Jenis Server
Seperti di sebutkan di atas, komputer server merupakan komputer yang melayani permintaan komputer client dengan menyediakan berbagai sumber daya seperti memori yang lebih besar, hardisk dengan kapasitas tinggi, printer yang bisa digunakan bersama dan lain-lainnya.

Fungsi dan kegunaan komputer server

Dari penjelasan pengertian komputer server di atas, mungkin sudah bisa anda pahami apa fungsi dari komputer server. Berikut beberapa fungsi dari komputer server:
1. Bertanggung jawab melayani permintaan komputer client.
2. Menyediakan resource untuk di gunakan bersama baik itu perangkat keras ataupun berupa aplikasi agar dapat di gunakan di semua komputer client di dalam jaringan.
3. Bertanggungjawab mengatur lalu lintas data.
4. Dapat menyimpan file, data untuk di akes bersama menggunakan file sharing.
5. Mampu mengatur hak akses level dalam jaringan, sehingga tidak semua client bisa membuka data yang di simpan di komputer server.
6.  menyediakan database atau aplikasi yang dapat di jalankan di semua komputer.
7. Melindungi komputer client dengan memasang firewall atau anti malware di komputer server. 

Manfaat pennggunaan komputer server

Dari segi manfaat, jelas komputer server sangat di butuhkan dan mampu menghemat biaya menjadi lebih ekonomis.
Misalnya menggunakan komputer server, jika anda memiliki 1 printer katakanlah di sebuah perusahaan maka printer tersebut akan bisa di sharing ke semua pengguna lainnya sehingga dengan 1 komputer akan dapat di gunakan oleh semua client di dalam jaringan.
Jelas lebih hemat bukan di banding anda harus membeli banyak printer dalam satu jaringan? Bukan saja hanya printer, resource lainnya seperti memori, hardisk, scanner pun bisa anda gunakan bersama. 

Jenis Komputer Server

Komputer server ada  berbagai jenis, seperti lokal server yang di gunakan khusus di jaringan lokal atau hosting server yang biasanya kita gunakan di internet.
Fungsinya pada dasarnya tetaplah sama, hanya mungkin penempatan dan tujuannya di buat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti webserver, database server, file server, game server, proxy server, printer server dan masih banyak lagi.
Oke, demikian dulu artikel Pengertian Komputer Server, Fungsi, Kegunaan dan Jenis Server semoga bermanfaat buat anda. Terimakasih sudah membaca, silahkan tinggalkan tanggapan anda di kolom komentar untuk menanyakan perihal komputer server.

Topologi Jaringan Komputer: Pengertian dan Macam-Macamnya (Lengkap)


Topologi Jaringan Komputer: Pengertian dan Macam-Macamnya (Lengkap)

Pada saat kita ingin melakukan instalasi jaringan komputer, terlebih dahulu kita harus memperhatikan bentuk/ struktur topologi yang dipakai.
Nah, artikel kali ini membahas tentang topologi jaringan pada komputer secara lengkap dan komplit.
Topologi jaringan sendiri merupakan suatu bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan antar komputer satu dengan yang lain dengan menggunakan media kabel maupun nirkabel.
Dalam instalasi jaringan, kita harus benar-benar memperhatikan jenis, kelebihan dan kekurangan masing-masing topologi jaringan yang akan kita gunakan.
Berikut jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :

1. Topologi Bus

topologi-bus
Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya.
Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end .
Kelebihan Topologi Bus :
  • Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
  • Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
  • Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan Topologi Bus :
  • Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
  • Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
  • Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

2. Topologi Star

topologi-star
Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
  • Bersifat fleksibel
  • Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
  • Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
  • Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
  • Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
    Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

3. Topologi Ring

topologi-ring
Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin.
Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
Kelebihan Topologi Ring :
  • Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
  • Mudah diimplementasikan.
  • Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
  • Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring :
  • Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
  • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  • Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
  • Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

4. Topologi Mesh

topologi-smesh
Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.